Prisoner’s Dilema

Managerial Economics, salah satu mata kuliah yang gw dapet di awal semester. Mata kuliah ini tu sedikit ngebuat gw dan temen-temen dikelas buat mikir mungkin karena itu dosen udah profesor kali yaa jadi setiap pertanyaan yang dia kluarin itu bikin mikir lama. Disini gw bakal ngebahas salah satu materi yang dia kasih dan gw cukup tertarik sama materi ini namanya ” Prisoner’s Dilema “.

Prisoner’s Dilema atau yang artinya Dilema narapidana adalah sebuah analisis permainan dalam teori game yang menunjukan bahwa dua individu tidak bisa melakukan sebuah kerja sama. Untuk lebih jelasnya kita lihat gambar dibawah ini.

Image

Kalau liat ilustrasi dari gambar diatas itu meggambarkan ada 2 narapidana yaitu narapidana A yang berwarna orange dan narapidana B yang berwarna blue. Setiap narapidana mempunyai 2 kondisi, The first condition is Confess and the second condition is Remain silent.

– Jika si A dan si B sama-sama melakukan confess, makan 2 pidana itu akan mendapatkan hukuman 5 tahun.

– Jika si A confess dan si B remain silent, maka si A tidak mendapat hukuman sedangkan si B kena hukum 20 tahun.

– Jika si A Remain silent dan si B melakukan confess, maka si A akan mendapat hukuman selama 20 tahun dan si B tidak mendapat hukuman.

– Jika si A dan B sama-sama melakukan remain silent maka hasil yang akan di dapat hukuman selama 1 tahun.

Dari empat kondisi diatas mana yang kira-kira akan kalian pilih ?

Dapat ditarik kesimpulan diatas adalah pertama jika kita mempunyai sebuah kesepakatan antara pihak lain harus disepakati dan yang kedua harus mengikuti harga dari sebuah kesepakatan yang ada.

Advertisements

Melakukan Pause Activity

Activity dimulai dengan menjalankan  onCreate, dan menghentikan activity dengan finish(). Dalam menjalankan activity pertama ini saya menggambil data berupa Json dari server dan menggunakan asyntask. Ketika pengguna menekan tombol backpress seperti diatas maka pada activity pertama akan finish() dan ketika pengguna menjalankan aplikasi makan activity diulang kembali dengan onCreate dan kemudian

Continue reading

Custom Dialog Box Android

 

Buat methode dengan nama  myTextDialog, kemudian panggil method tersebut .


protected void myTextDialog()
{
final Dialog dialog = new Dialog(context);
dialog.setContentView(R.layout.layout_dialogbox);
dialog.setTitle("Text Dialog");
Button ok = (Button)dialog.findViewById(R.id.buttonOK);
ok.setOnClickListener(new View.OnClickListener() {

@Override
public void onClick(View v) {
dialog.dismiss();

}
});
dialog.show();

}

layout_dialogbox.xml


<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<LinearLayout xmlns:android="http://schemas.android.com/apk/res/android"
android:layout_width="fill_parent"
android:layout_height="match_parent"
android:orientation="vertical" >

<EditText
android:id="@+id/editText1"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:layout_marginLeft="30dp"
android:layout_marginRight="30dp"
android:ems="10" />

<EditText
android:id="@+id/editText2"
android:layout_width="fill_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:layout_marginLeft="30dp"
android:layout_marginRight="30dp"
android:ems="10" />

<Button
android:id="@+id/buttonOK"
android:layout_width="fill_parent"
android:layout_height="wrap_content"
android:layout_gravity="center_horizontal"
android:text="OK" />

</LinearLayout>

Navigation with Back Layout on Android

Disini saya akan memberi tahu bagaimana cara membuat navigation back  pada bar layout.  Konsisten navigasi merupakan komponen penting dari pengalaman pengguna secara keseluruhan. Beberapa hal menggagalkan pengguna lebih dari navigasi dasar yang berperilaku dengan cara yang tidak konsisten dan tak terduga. Android 3.0 diperkenalkan perubahan yang signifikan pada perilaku navigasi global. Sambil berpikir mengikuti pedoman untuk Back  akan membuat navigasi aplikasi Anda dapat diprediksi dan handal bagi pengguna Anda. Android design sudah menjelaskan disini http://developer.android.com/design/patterns/navigation.html

 

Continue reading